22 March 2007

Sifat fisik Rasulullah

Mengenal Rasulullah secara Fisik

Rasulullah saw tidak jangkung dan tidak pula terlalu pendek. Warna kulitnya putih bersih dan tidak terlalu coklat dan tidak terlalu putih (pucat). Maksud dari putih bersih adalah tidak ada noda kuning atau merah atau juga noda warna-warna lain. Sebagian ada yang mengatakan kulit Nabi kemerah-merahan. Keringat yang keluar dari wajah beliau bagaikan butir-butir mutiara, wanginya melebihi wangi minyak misik. Rambut beliau sangat indah, tidak keriting dan tidak pula lurus, yaitu ikal. Rambut beliau sampai menyentuh pundak, tetapi pendapat yang lebih kuat mengatakan bahwa rambut beliau sampai daun telinga. Terkadang beliau menguncir empat dan terkadang dibiarkan tergerai di telinganya. Uban yang ada di kepala dan jenggot tidak lebih dan kurang dari tujuh belas helai.

Beliau memiliki paras yang indah (ganteng) dan bercahaya. Tidak ada yang mampu menggambarkan wajahnya kecuali membandingkan dengan bulan purnama. Kulit wajahnya sangat halus, sehingga ketika marah dan senang sangat terlihat sekali. Keningnya lebar. Lekuk kedua alisnya sangat indah, di antara dua alisnya berkilat bagaikan perak, lebih-lebih ketika tertawa. Memiliki bulu mata yang lentik. Hidungnya tidak mancung dan tidak pesek. Giginya tersusun rapi, ketika tertawa terlihat bercahaya dari giginya yang putih. Memiliki bibir yang paling indah dan menawan. Pipinya lembut. Kedua rahangnya tidak terlalu panjang dan tidak pula tembem. Memiliki jenggot yang lebat. Karena beliau sangat suka memelihara jenggot dan menggunting kumis.

Lehernya sangat indah, tidak terlalu panjang dan tidak terlalu pendek. Setiap kali terkena sinar matahari dan hembusan angin, lehernya berkilau seperti perak bercampur emas. Memiliki dada yang bidang, tegak bagaikan cermin dan putih bagaikan bulan. Di antara dada dan pusarnya tidak ada rambut. Punggungnya lebar, di antara kedua pundaknya terdapat stempel kenabian, yaitu di sebelah pundaknya yang kanan. Telapak tangan beliau sangat lembut melebihi lembutnya sutra dan wangi seperti parfum. Setiap orang yang bersalaman dengannya akan merasakan wanginya sepanjang hari. Apabila tangannya diletakkan di atas kepala anak kecil maka kepala anak itu berbeda dengan kepala anak-anak lainnya karena aroma wangi yang keluar dari kepalanya. Ketika berjalan, seperti seorang sedang turun dari bukit, tegap dan tenang. Tanpa ada kesombongan yang terlihat dari jalannya.

Maraji': Tazkiyatun Nafs, Sa'id Hawwa


http://pks-jaksel. or.id/Article107 0.phtml

3 comments:

Anonymous said...

saudara indonebia..

dari tulisan-tulisan anda saya berkesimpulan:

1. anda adalah org yg ingin mengaburkan pahaman tentang syariah dalam islam. anda ingin orang mendapatkan persepsi yg salah tentang syariah dalam islam. nampak jelas dari tulisan anda(anda islam atau bukan wallahu'alam) mungkin anda dibayar untuk melakukan ini, mungkin juga anda melakukannya inisiatif sendiri. tapi percaya lah anda tidak akan berhasil. terlalu sedikit orang yang bisa anda pengaruhi karena yg menggunakan internet di indonesia sedikit skali, yg ada juga orang yg tinggal di luar negeri yg (kebanyakkannya) sudah kebal dengan "ghazwul fikri" seperti yg anda lakukan ini. semoga Allah memberi hidayah bagi orang yg dikehendakinya. amin.

2 jika pendapat saya diatas salah, mohon maafkan saya (tapi peluang anda termasuk dalam yg no 2 ini hanya 1%). tapi anda perlu lebih mendalami ilmu mengenai syariah dalam islam, bisa dengan membaca kitab-kitab ataupun belajar dengan orang yg ahli ilmu syariah (bukan dengan ustad atau kyai yg nggak ada kredibiliti). karena tulisan yg anda buat ini adalah tidak betul dan menyimpang jauh dari maksud yg sebenarnya syariah di dalam islam

kepada pembaca.. hati-hati dalam menyikapi artikel di dalam blog ini, jangan mudah percaya karena isinya adalah tidak betul dan bohong.. orang yg memahami islam secara menyeluruh dan mendalam dengan mudah dapat mendeteksi kebohongan yg terdapat dalam blog ini. semoga Allah meredhoi perjuangan kita menegakkan islam di muka bumi ini. amin.

Bukan Mahluk suci tapi beradab said...

bentar gw ada yang janggal nih "Beliau memiliki paras yang indah (ganteng) dan bercahaya. Tidak ada yang mampu menggambarkan wajahnya kecuali membandingkan dengan bulan purnama" perasaan elo menghina banget rasulullah disamain bulan? dah nanya ma neil amstrong seorang kafir (menurut ajaran lo) yang pernah nginjek tu bulan? kaya gitu indah? heran gw terlalu membesar besarkan?
wajah bulan menipu, indah dimalem didatengin ama aspal halus aspal.

NB : mas nya yang bikin blog? anda bikin blog ini sengaja pamer kepandaian bikin blog ato cuman mo cari perkara?
tobatlah nak, apa karena kata kata sodara ngga pernah didengar hingga membuat blog ini?
mikir dong!
elo kotbah ngga di denger pa lagi masuk blog? tambah kasian deh.
mending jadi orang sewajarnya aja.

Jamal said...

Assalamualaikum wr wb.
Tuisan anda ini dari terjemahan Kitab berjanji natsar burdah dan dziba' ya ?
Kata-kata atau kalimat pemuji diKitab Berzanji itu penuh berisi majasi personifikasi HIPERBOLL BUKAN bukan kata kalimat yang sebenarnya.
Kalimat tersebut hanya bisa ditafsirkan dengan keindahan pengagum yang mengerti segi lahir bathin Nabi Muhammad tidak bisa diartikan oleh orang-orangyang memang tidak punya emag ghulu'.
Tidak benar tulisan anda tersebut bahkan malah menyesatkan bahkan malah menghina Nabi.Muhammad saw.